Lidar adalah pemetaan udara berbasis laser untuk membaca permukaan tanah dengan aman sebelum pekerjaan lapangan berikutnya dimulai.
Bagaimana tim memetakan lahan luas yang penuh semak, lereng, dan vegetasi rapat tanpa menyuruh orang menyusurinya satu per satu? Lidar menjawab persoalan itu. Lidar adalah pemetaan udara berbasis laser yang menghasilkan model permukaan tanah dari ketinggian. Metode ini mengurangi kebutuhan berjalan di area berisiko dan memberi data 3D sebagai dasar tahap proyek yang menyusul. PT Geo Santara Indo menyediakan layanan ini melalui divisi Eksplorasi.
Apa itu Lidar?
Lidar adalah teknologi pemetaan udara berbasis laser. Sensor memancarkan pulsa laser ke permukaan, lalu mencatat pantulannya. Pulsa tersebut dapat menembus sela tajuk vegetasi sehingga permukaan tanah tetap terbaca.
Fungsi utama Lidar adalah menghasilkan model permukaan tanah yang rinci. Data itu membantu tim membaca bentuk lahan, lereng, dan alur air sebelum orang masuk ke lokasi. Pemakaian drone LiDAR juga membuat area yang sulit dilalui dapat dipetakan dari udara.
Mengapa Lidar penting bagi proyek?
Pemetaan dari udara memberi manfaat nyata bagi keselamatan dan perencanaan. Ada tiga alasan utama.
- Petugas lapangan tidak perlu menyusuri lereng curam, semak lebat, atau area yang belum dikenal hanya untuk mengambil data awal.
- Bentuk permukaan, kemiringan, dan alur air terbaca lebih jelas sehingga risiko di sekitar lokasi dapat dikenali sebelum alat dan pekerja masuk.
- Gangguan terhadap vegetasi dan lingkungan sekitar dapat ditekan karena pembukaan jalur pengukuran tidak perlu dilakukan seluas cara konvensional.
Apa yang dihasilkan dari Lidar?
Hasil pekerjaan berupa data spasial yang dapat dipakai tim teknis, perencana, dan pemilik proyek. Keluaran umumnya meliputi hal berikut.
- Model permukaan tanah dalam bentuk data 3D
- Peta kontur dan kemiringan lahan
- Gambaran bentuk lahan, alur air, dan area yang perlu diwaspadai
- Laporan ringkas tentang metode dan hasil pemetaan
Bentuk akhir disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan hasil diskusi dengan klien.
Ingin melakukan lidar untuk proyek anda? Konsultasikan ke kami rencana anda disini.
Kapan Lidar dibutuhkan?
Lidar dibutuhkan saat lahan luas, bervegetasi, atau sulit dijangkau, sedangkan peta yang akurat belum tersedia. Pemetaan ini sebaiknya dilakukan pada tahap paling awal, sebelum pengeboran, pembangunan, atau perencanaan jalur akses.
Kebutuhan ini sering muncul pada lahan yang datanya belum lengkap atau sudah usang. Untuk area yang lebih terbuka, pengukuran darat seperti topografi dapat melengkapi data Lidar karena keduanya sama-sama menghasilkan pemetaan bentuk permukaan lahan.
Dengan peta yang jelas, tim dapat menentukan titik kerja yang aman dan menyusun jadwal yang lebih realistis.
Bagaimana tahapan pekerjaannya?
Tahapan umum pekerjaan Lidar berjalan berurutan.
- Tim berdiskusi dengan klien tentang lokasi, tujuan, luas lahan, dan kondisi sekitar, termasuk titik yang berisiko bagi keselamatan.
- Tim merencanakan jalur terbang dan memeriksa kondisi lapangan serta lingkungan sekitar sebelum akuisisi data.
- Data laser diambil dari udara, lalu diolah menjadi model permukaan tanah dan peta turunannya.
Hasil disusun dalam laporan dan diserahkan kepada klien sebagai dasar tahap berikutnya, misalnya pembacaan bawah permukaan seperti Geo Thermal Scan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Ya, layanan Lidar dari PT Geo Santara Indo disertai laporan perkembangan berkala dan penanggung jawab pekerjaan yang jelas.
Siapkan lokasi proyek, tujuan pekerjaan, kondisi atau luas lahan, data atau laporan yang sudah ada, dan rencana waktu. Informasi ini membantu tim menentukan pendekatan Lidar yang sesuai.
Sampaikan lokasi dan kebutuhan proyek Anda melalui WhatsApp kami disini. Tim akan membantu membahas kebutuhan Lidar Anda.
