Jasa pengeboran eksplorasi dengan core drilling mengambil sampel batuan dari kedalaman untuk membuktikan dugaan hasil survei. Konsultasi awal tanpa biaya.
Peta geologi dan data geofisika baru berupa dugaan tentang apa yang ada di bawah tanah. Pengeboran eksplorasi mengubah dugaan itu menjadi sampel dan log yang dapat diperiksa.
Jasa pengeboran eksplorasi adalah pengeboran untuk mengambil sampel batuan dari kedalaman guna mengetahui stratigrafi, letak badan bijih, dan ketebalan endapan. PT Geo Santara Indo mengerjakannya dengan core drilling serta pengambilan sampel berurutan, dan menyerahkan laporan berisi log pengeboran lengkap. Pekerjaan di wilayah tambang tetap mengikuti prosedur pemegang izin dan kaidah teknik pertambangan yang baik.
Apa itu jasa pengeboran eksplorasi?
Pengeboran eksplorasi menghasilkan data letak dan geometri endapan, yaitu kedalaman, ketebalan, dan kemenerusannya, dengan sampel berupa core (inti bor) atau cutting (pecahan batuan). Berdasarkan sampel yang diambil, materi ITB membedakan beberapa cara pengeboran.
| Cara pengeboran | Sampel | Karakter |
|---|---|---|
| Full coring | Core | Kecepatan pemboran rendah, biaya tinggi, akurasi tinggi |
| Touch atau partial coring | Core dan cutting | Akurasi cukup baik |
| Open hole (non-coring) | Cutting | Akurasi rendah, sering dipakai sebagai pilot hole, wajib disertai geophysical logging |
Layanan pengeboran eksplorasi kami memakai core drilling dengan pengambilan core secara berurutan.
Di tahap mana pengeboran eksplorasi dilakukan?
Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik membedakan Eksplorasi Pendahuluan dan Eksplorasi Rinci. Eksplorasi Pendahuluan adalah kegiatan teknis dalam rangka penyelidikan umum untuk mengetahui kondisi geologi regional, sedangkan Eksplorasi Rinci adalah kegiatan teknis untuk memperoleh informasi secara terperinci dan teliti. Kepmen yang sama mendefinisikan cadangan sebagai bagian sumber daya dengan derajat keyakinan terunjuk dan atau terukur.
Untuk batubara, tahap awal memakai open hole, touch coring, dan geophysical logging dengan mesin portabel sampai sekitar 60 meter. Tahap rinci memadukan touch coring dan full coring dengan geophysical logging, memakai mesin untuk kedalaman lebih dari 100 meter.
Geophysical logging dilakukan sebagai pemeriksaan ulang hasil pemboran, antara lain untuk kedalaman, urutan batuan atau batubara, dan batas satuan. Pola titik bor bergantung pada homogenitas endapan, dengan kerapatan grid lebih besar pada arah tegak lurus kontinuitas geologi yang lebih besar.
Titik bor sebaiknya direncanakan dari hasil survei, misalnya survei geologi dan pemetaan atau pemetaan geofisika seperti Geo Prospect untuk anomali urat mineral di area konsesi yang luas.
Kapan jasa pengeboran eksplorasi dibutuhkan?
Layanan ini dibutuhkan ketika hasil survei geologi atau geofisika perlu dibuktikan dengan sampel dari kedalaman. Situasi yang umum meliputi penetapan titik setelah survei, pembuktian keberadaan dan ketebalan endapan, dan pengumpulan data untuk tahap studi kelayakan.
Di wilayah tambang, Kepmen yang sama membebankan kepada Kepala Teknik Tambang (KTT) atau Penanggung Jawab Teknik dan Lingkungan (PTL) kewajiban melaporkan penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik dan melaporkan kecelakaan. Karena itu prosedur keselamatan dibahas bersama pemegang izin sebelum mobilisasi.
Sedang menyiapkan program pengeboran eksplorasi? Hubungi kami melalui WhatsApp.
- • Tim merencanakan titik berdasarkan hasil survei sebelumnya.
- • Alat dan tim dimobilisasi ke lokasi.
- • Pengeboran dilakukan dengan pengambilan core secara berurutan.
- • Core dideskripsikan dan didokumentasikan.
- • Sampel disimpan sesuai standar proyek.
- • Hasil diserahkan dalam laporan berisi log pengeboran lengkap.
Kesalahan apa yang sering terjadi?
- Mengebor sebelum ada survei yang memandu penempatan titik.
- Mengandalkan open hole saja, padahal akurasinya rendah dan wajib disertai geophysical logging.
- Menyusun pola titik tanpa mempertimbangkan homogenitas endapan dan arah kontinuitas geologi.
Mengabaikan deskripsi dan dokumentasi core, padahal log bor menjadi hasil kerja utama.
Pertanyaan yang sering muncul
Layanan kami mencakup mobilisasi alat dan tim ke lokasi, dan dilayani di seluruh Indonesia. Kondisi akses lokasi terpencil dibahas saat konsultasi.
Core dideskripsikan, didokumentasikan, dan disimpan sesuai standar proyek, lalu hasilnya dilaporkan dalam log pengeboran.
Dasarnya adalah Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik.
Siapkan lokasi, komoditas atau target, hasil survei geologi atau geofisika yang sudah ada, dan perkiraan kedalaman serta jumlah titik.
PT Geo Santara Indo melayani proyek di berbagai wilayah Indonesia, dengan kantor di Yogyakarta dan Jakarta. Sebutkan lokasi proyek Anda agar kebutuhannya dapat dibahas.
PT Geo Santara Indo
Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure
