Jasa Geo Thermal Scan memindai bawah permukaan hingga sekitar 2.000 meter untuk memprioritaskan titik pengeboran eksplorasi panas bumi. Konsultasi gratis.
Area prospek panas bumi sudah dipetakan, tetapi titik pengeboran eksplorasi belum jelas. Mengebor tanpa data bawah permukaan berarti menaruh anggaran pada dugaan.
Jasa Geo Thermal Scan adalah pemindaian bawah permukaan untuk eksplorasi potensi geotermal, dengan kemampuan deteksi hingga sekitar 2.000 meter menurut spesifikasi layanan. Hasilnya berupa peta anomali bawah permukaan, interpretasi struktur yang berpotensi menjadi target, dan rekomendasi prioritas titik untuk pengeboran eksplorasi. PT Geo Santara Indo menjalankan layanan ini pada tahap survei, sehingga pemilik prospek dapat memilih target sebelum pengeboran. Pemindaian tidak menggantikan pengeboran eksplorasi, karena pengeboran uji dan sumur eksplorasi tetap menjadi bagian tahap eksplorasi.
Apa itu jasa Geo Thermal Scan?
Layanan Geo Thermal Scan memindai bawah permukaan pada area survei yang luasnya disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut hasil yang diserahkan.
| Hasil | Kegunaan |
|---|---|
| Peta anomali bawah permukaan | Menunjukkan bagian area yang menarik untuk ditelaah |
| Interpretasi struktur | Menandai struktur yang berpotensi menjadi target |
| Rekomendasi prioritas titik | Dasar menentukan urutan titik pengeboran eksplorasi |
| Laporan teknis dan data | Bahan peninjauan oleh tim teknis dan pemilik prospek |
Kedalaman deteksi hingga sekitar 2.000 meter adalah spesifikasi layanan. Kedalaman efektif di tiap lokasi bergantung pada kondisi area dan dibahas saat konsultasi.
Di tahap mana Geo Thermal Scan berperan?
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi membedakan beberapa tahap kegiatan dalam Pasal 1
| Tahap | Pengertian menurut undang-undang |
|---|---|
| Survei Pendahuluan (angka 6) | Kegiatan pengumpulan, analisis, dan penyajian data yang berhubungan dengan informasi kondisi geologi, geofisika, dan geokimia |
| Eksplorasi (angka 7) | Rangkaian kegiatan penyelidikan geologi, geofisika, geokimia, pengeboran uji, dan pengeboran sumur eksplorasi |
| Studi Kelayakan (angka 8) | Kajian untuk memperoleh informasi secara terperinci terhadap seluruh aspek yang berkaitan |
| Eksploitasi (angka 9) | Rangkaian kegiatan pada Wilayah Kerja tertentu yang meliputi pengeboran sumur pengembangan dan sumur reinjeksi |
Pasal 17 ayat (1) menyatakan Wilayah Kerja ditetapkan berdasarkan hasil Survei Pendahuluan atau Survei Pendahuluan dan Eksplorasi. Karena geofisika termasuk kegiatan pada kedua tahap itu, Geo Thermal Scan melengkapi data geofisika sebelum keputusan pengeboran diambil. Hasilnya tetap perlu dipadukan dengan data geologi dan geokimia.
Undang-undang yang sama membedakan pemanfaatan langsung untuk keperluan nonlistrik (angka 10) dan pemanfaatan tidak langsung melalui pengubahan menjadi energi listrik (angka 11). Izin Panas Bumi didefinisikan untuk pemanfaatan tidak langsung pada Wilayah Kerja tertentu (angka 4).
Kapan jasa Geo Thermal Scan dibutuhkan?
Layanan ini dibutuhkan setelah area prospek ditentukan tetapi sebelum titik pengeboran eksplorasi dipilih. Situasi yang umum meliputi area survei luas yang belum punya prioritas titik, evaluasi prospek oleh pengembang energi atau lembaga penelitian, dan persiapan program pengeboran eksplorasi.
Menurut teks yang kami baca, Pasal 31 ayat (3) mewajibkan pemegang Izin Panas Bumi memiliki izin lingkungan sebelum pengeboran sumur eksplorasi. Istilah itu kini dikenal sebagai persetujuan lingkungan, dan jenis dokumennya dijelaskan pada layanan persetujuan lingkungan kami.
Sedang menyiapkan program eksplorasi panas bumi? Hubungi kami melalui WhatsApp.
Bagaimana tahapan pekerjaannya?
Tahapan berikut bersifat umum dan disesuaikan dengan luas area survei.
- Tim menetapkan area survei dan tujuan eksplorasi bersama pemilik prospek.
- Pemindaian bawah permukaan dilakukan pada area survei.
- Data diolah menjadi peta anomali bawah permukaan.
- Struktur yang berpotensi menjadi target diinterpretasi dan titik pengeboran diberi prioritas.
- Hasil diserahkan beserta laporan teknis lengkap dan datanya.
Data geologi permukaan dari survei geologi dan pemetaan dapat melengkapi interpretasi, dan tahap berikutnya dapat dilanjutkan dengan pengeboran geotermal.
- • Pemindaian tidak membuktikan potensi, karena pengeboran uji dan sumur eksplorasi tetap menjadi bagian tahap eksplorasi.
- • Pemindaian tidak menilai kelayakan, yang dijawab oleh Studi Kelayakan.
- • Pemindaian tidak berdiri sendiri, karena Survei Pendahuluan juga mencakup data geologi dan geokimia.
Kesalahan apa yang perlu dihindari dalam program eksplorasi?
- Memulai pengeboran sumur eksplorasi sebelum persetujuan lingkungan tersedia.
- Memperlakukan peta anomali sebagai bukti cadangan, padahal itu dasar memilih target.
- Menunda pemeriksaan status Wilayah Kerja dan perizinan sampai data survei selesai.
Pertanyaan yang sering muncul
Tidak. Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 Pasal 1 angka 7, eksplorasi mencakup pengeboran uji dan pengeboran sumur eksplorasi. Pemindaian membantu memilih titik, sedangkan pengeboran membuktikannya.
Kemampuan deteksi hingga sekitar 2.000 meter menurut spesifikasi layanan. Kedalaman efektif di tiap lokasi bergantung pada kondisi area dan dibahas saat konsultasi.
Pemanfaatan langsung dilakukan tanpa mengubah energi panas atau fluida menjadi energi lain, untuk keperluan nonlistrik. Pemanfaatan tidak langsung mengubahnya menjadi energi listrik.
PT Geo Santara Indo memiliki layanan pengeboran geotermal, sehingga tahap lanjutan dapat dibahas setelah hasil pemindaian dikaji.
PT Geo Santara Indo
Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure
