Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure · sejak 2018
0811 3450 0100 hallo@geosantara.com
PT Geo Santara Indo
Beranda›Blog›Hidrogeologi›Sumur Resapan Kabupaten Lebak, Cukupkah Menahan Banjir Cisimeut?
Hidrogeologi

Sumur Resapan Kabupaten Lebak, Cukupkah Menahan Banjir Cisimeut?

R
Rio Zulfa Pambudi
Tim Editorial
6 November 2026
3 menit baca

Hitungan di Sub DAS Cisimeut menunjukkan sumur resapan saja kurang efektif menahan banjir sungai di Lebak. Simak angka, kejadian banjir, dan alternatifnya.

Setiap hujan deras, warga di sekitar Rangkasbitung bertanya apakah sumur resapan bisa mencegah banjir. Jawabannya bergantung pada skala masalahnya.

Sumur resapan Kabupaten Lebak membantu di tingkat lahan, tetapi hitungan di Sub DAS Cisimeut menunjukkan sumur resapan saja kurang efektif untuk banjir skala sungai. Wigati dkk. (2014) menghitung bahwa mengurangi limpasan Sub DAS seluas 458 km² itu sebesar 25, 50, dan 75 persen dengan metode Sunjoto memerlukan sekitar 246.953, 493.905, dan 741.194 sumur. Mereka menyimpulkan sumur resapan kurang efektif dan mengusulkan kolam retensi. Di sini kami merangkum angka tersebut, kejadian banjir di Lebak, dan apa yang tetap layak dibangun di tingkat rumah.

Apa hasil hitungan sumur resapan di Sub DAS Cisimeut?

Sub DAS Cisimeut dalam makalah Wigati dkk. (2014) seluas 458 km² dan termasuk DAS Ciujung. Debit banjir rencana kala ulang 5 tahun dihitung 88,544 m³/detik dengan koefisien limpasan 0,22 dan hujan harian rencana 103,436 mm. Tanahnya dinilai podsolik atau lempung berpasir dengan permeabilitas 2,0 cm/jam.

Target pengurangan limpasanJumlah sumur metode SunjotoKeterangan
25 persen246.953Sumur bulat jari-jari 1,5 m, kedalaman 3 m
50 persen493.905Waktu isi 16,5 jam dan waktu resap 18,87 jam
75 persen741.194Volume yang dikejar 3.927.319,67 m³

Waktu resap hampir 19 jam membuat satu sumur belum kosong ketika hujan berikutnya datang. Penulis menyimpulkan sumur resapan kurang efektif untuk Sub DAS ini dan menghitung kolam retensi sebagai alternatif, misalnya sekitar 1.250 m × 1.250 m dengan pompa 5 m³/detik. Nilai permeabilitas itu dicocokkan ke tabel klasifikasi, bukan hasil uji di lokasi, sehingga hitungan ini adalah perkiraan awal.

Ingin tahu apakah lahan Anda di Lebak cocok untuk sumur resapan skala rumah atau kawasan? Diskusikan melalui WhatsApp.

Seberapa sering banjir terjadi di Lebak?

Menurut Jawa Pos (10 Februari 2017), hujan dua hari pada 8 dan 9 Februari 2017 merendam ribuan rumah di Lebak dengan kedalaman air 60 cm sampai 1,5 m. Sumbernya BPBD Lebak, dan sungai Cimadur, Ciberang, serta Ciujung disebut meluap. Pada 3 Januari 2023, hujan sekitar lima jam merendam sekitar 1.200 rumah di Rangkasbitung, Cimarga, Kalanganyar, Gunungkencana, dan Banjarsari dengan kedalaman sekitar 50 cm, menurut Republika (4 Januari 2023).

Makalah Wigati dkk. (2014) juga mengutip BPBD Lebak yang mencatat 1.838 rumah terendam di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Cimarga, dan Wanasalam, tanpa menyebut tahun kejadian. Ketiga rujukan ini berbeda jumlah dan waktunya, sehingga tidak dijumlahkan.

Lalu, apa yang masih layak dibangun di tingkat rumah?

Sumur resapan tidak menyelesaikan banjir sungai, tetapi dapat mengurangi genangan dari atap dan halaman satu bangunan selama tanahnya cukup meresap. Karena permeabilitas di Sub DAS ini hanya diperkirakan, ukurannya perlu dicek di lahan.

  • Uji permeabilitas di titik rencana sumur, karena nilai 2,0 cm/jam di makalah berada di batas dua kelas tanah, yaitu agak lambat dan sedang.
  • Cek kedalaman muka air tanah pada musim hujan sebelum menentukan kedalaman sumur.
  • Pertimbangkan penampung air hujan atau kolam kecil bila waktu resap terlalu lama.
  • Untuk kawasan yang lebih luas, tanyakan dulu apakah solusi skala sungai seperti kolam retensi sudah direncanakan instansi terkait.

Pengujian tanah dan pengeboran dangkal dapat dibahas melalui layanan Geoteknik Soil Test dan Boring. Gambaran layanan sumur resapan di provinsi ini tersedia di halaman sumur resapan Banten, dan perencanaan di lahan Anda dibahas melalui layanan Jasa Sumur Resapan.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Untuk banjir skala sungai di Sub DAS Cisimeut, hitungan Wigati dkk. (2014) menilai sumur resapan kurang efektif. Untuk genangan di satu lahan, sumur resapan dapat membantu bila tanahnya cukup meresap.

Metode Sunjoto menghasilkan sekitar 246.953 sumur untuk pengurangan limpasan 25 persen dan 741.194 sumur untuk 75 persen, dengan sumur jari-jari 1,5 m dan kedalaman 3 m.

Siapkan lokasi kecamatan, luas atap dan halaman, riwayat genangan, kedalaman sumur tetangga, dan jenis tanah yang Anda kenali.

PT Geo Santara Indo melayani proyek di berbagai wilayah Indonesia, dengan kantor di Yogyakarta dan Jakarta. Sebutkan lokasi proyek Anda agar kebutuhannya dapat dibahas.

Konsultasikan Solusi Genangan dan Sumur Resapan di Lebak

PT Geo Santara Indo memiliki empat divisi, yaitu Konsesi SPAM, Eksplorasi, Geoteknik, dan Perizinan, dengan kantor di Yogyakarta dan Jakarta. Konsultasi awal tanpa biaya, jadi sebutkan lokasi dan kebutuhan proyek Anda.

PT Geo Santara Indo

Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

Investigasi Geofisika
Geolistrik Ponjong Gunungkidul, Tidak Semua Titik Berakuifer
7 Nov 2026
Energi Terbarukan
Panas Bumi Dieng, Apa yang Terbaca di Kawah Sikidang?
7 Nov 2026
Investigasi Geofisika
Intrusi Air Laut Semarang, Apa Kata Geolistrik di Kaligawe?
7 Nov 2026
WhatsAppKonsultasi ProyekTeleponEmailPortofolio