Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure · sejak 2018
0811 3450 0100 hallo@geosantara.com
PT Geo Santara Indo
Beranda›Blog›Investigasi Geofisika›Intrusi Air Laut Semarang, Apa Kata Geolistrik di Kaligawe?
Investigasi Geofisika

Intrusi Air Laut Semarang, Apa Kata Geolistrik di Kaligawe?

R
Rio Zulfa Pambudi
Tim Editorial
7 November 2026
4 menit baca

Geolistrik di Kaligawe menemukan resistivitas rendah sampai 35 m, dan kajian di Tugu menemukan intrusi sampai 75 m. Lihat angkanya sebelum menggali sumur.

Banyak sumur di pesisir Semarang menyadap air yang terasa payau, dan penyebabnya sering dikaitkan dengan intrusi air laut. Geolistrik membantu melihat lapisan mana yang berair asin sebelum sumur dibor.

Intrusi air laut Semarang pernah dipetakan dengan geolistrik di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Semarang Timur. Hastuti dkk. (2015) menemukan resistivitas rendah 2,07 sampai 13,2 Ωm pada kedalaman 0 sampai 35 m yang ditafsirkan sebagai intrusi air laut. Kajian lain di pesisir Tugu menyebut akuifer tertekan terintrusi sampai kedalaman 50 sampai 75 m. Bahayanya berbeda antar kelurahan dan antar kedalaman, sehingga sumur dangkal dan sumur dalam bisa menghadapi masalah yang berbeda.

Apa temuan geolistrik di Kaligawe?

Hastuti dkk. memakai geolistrik konfigurasi dipole-dipole dengan alat Naniura NRD 22S pada tiga lintasan. Data diambil antara 26 April dan 9 Juni 2015 lalu diolah dengan inversi 2D memakai perangkat lunak Res2Dinv.

LintasanResistivitas lapisan atas (Ωm)Kedalaman (m)Penafsiran penulis
Lintasan 1 (barat laut)2,07 sampai 3,940 sampai 35Intrusi air laut
Lintasan 2 (timur)6,64 sampai 12,60 sampai 11,6Batu pasir dan intrusi air laut
Lintasan 3 (selatan)4,78 sampai 13,20 sampai 11,6Batu pasir dan intrusi air laut

Di bawah lapisan itu, lintasan 1 menunjukkan batu lempung pada 35 sampai 50 m, lempung pasiran pada 50 sampai 70 m, dan batu pasir pada 70 sampai 80 m. Kaligawe dihuni 12.107 jiwa menurut data BPS 2014 yang dikutip makalah, dan berada di aluvium pantai berupa lempung, lanau, dan pasir setebal 50 m atau lebih di atas Formasi Damar. Akuifer di Semarang Timur dan Semarang Utara dilaporkan lebih dari 90 m menurut kutipan yang sama.

Makalah itu tidak memverifikasi kimia air maupun data sumur, sehingga penafsiran air asin didasarkan pada resistivitas rendah saja. Kedalaman lapisan pada lintasan 2 dan 3 juga tumpang tindih di tabel makalah, sehingga angka kedalaman perlu dicocokkan dengan gambar penampangnya.

Apa yang ditemukan di pesisir Tugu?

Kajian di Jurnal Kelautan Tropis edisi Desember 2018 memakai resistivitas dan hidrokimia dengan diagram Piper di pesisir Tugu. Menurut abstraknya, akuifer tertekan di sisi utara Jalan Raya Semarang-Kendal terintrusi sampai 50 sampai 75 m di bawah muka tanah setempat, dan akuifer bebas terintrusi sampai 6 m. Abstrak itu juga menyebut warga masih memakai air tanah walau jaringan PDAM tersedia, dan tujuan kajiannya adalah menghindari pengambilan dari akuifer yang terintrusi. Artikel ini hanya membaca abstraknya, sehingga angka rincinya perlu dilihat di naskah penuh.

Punya lahan di pesisir Semarang dan ragu air sumurnya akan asin? Diskusikan melalui WhatsApp.

Mengapa resistivitas rendah tidak otomatis air asin?

Air laut menghantarkan listrik dengan baik sehingga resistivitasnya rendah. Namun lempung jenuh air juga beresistivitas rendah, sehingga nilai resistivitas saja bisa menyesatkan. Kajian Tugu menambahkan hidrokimia, sedangkan kajian Kaligawe tidak memiliki uji kimia air. Karena itu hasil geolistrik sebaiknya dipasangkan dengan uji kualitas air seperti daya hantar listrik dan klorida pada sumur atau sampel di kedalaman yang relevan.

Apa yang perlu disiapkan sebelum survei di pesisir Semarang?

  • Lokasi dan jarak lahan dari garis pantai, serta ruang untuk bentangan kabel.
  • Data sumur sekitar, termasuk kedalaman dan rasa atau daya hantar listrik airnya.
  • Rencana kedalaman sumur, karena dua kajian menunjukkan intrusi yang berbeda untuk lapisan dangkal dan dalam.
  • Rencana uji kualitas air sebelum dan sesudah pengeboran.

Layanan survei dapat dilihat pada halaman geolistrik Semarang, uraian umum tentang intrusi pada artikel geolistrik intrusi air laut, dan pengeboran pada halaman jasa sumur bor Semarang.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Di Kaligawe terdeteksi pada 0 sampai 35 m dengan resistivitas 2,07 sampai 13,2 Ωm. Di pesisir Tugu, akuifer tertekan terintrusi sampai 50 sampai 75 m dan akuifer bebas sampai 6 m menurut abstrak kajiannya.

Tidak. Lempung jenuh air juga beresistivitas rendah, sehingga hasil geolistrik perlu dilengkapi uji kualitas air seperti klorida dan daya hantar listrik.

Tidak sendirian. Geolistrik menunjukkan lapisan yang mencurigakan, sedangkan kepastian kualitas air datang dari uji sampel.

Kedua kajian menunjukkan intrusi di lokasi dan kedalaman yang berbeda, bukan di seluruh pesisir. Karena itu pengecekan dilakukan per lokasi.

Siapkan lokasi kelurahan, jarak dari garis pantai, kedalaman dan kondisi air sumur sekitar, serta rencana kedalaman sumur Anda.

Konsultasikan Risiko Air Asin di Pesisir Semarang

PT Geo Santara Indo memiliki empat divisi, yaitu Konsesi SPAM, Eksplorasi, Geoteknik, dan Perizinan, dengan kantor di Yogyakarta dan Jakarta. Konsultasi awal tanpa biaya, jadi sebutkan lokasi dan kebutuhan proyek Anda.

PT Geo Santara Indo

Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

Investigasi Geofisika
Geolistrik Ponjong Gunungkidul, Tidak Semua Titik Berakuifer
7 Nov 2026
Energi Terbarukan
Panas Bumi Dieng, Apa yang Terbaca di Kawah Sikidang?
7 Nov 2026
Survey & Pemetaan Geospasial
Ketelitian Peta Topografi dan Standar Peta Dasar BIG
7 Nov 2026
WhatsAppKonsultasi ProyekTeleponEmailPortofolio