Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure · sejak 2018
0811 3450 0100 hallo@geosantara.com
PT Geo Santara Indo
Beranda›Blog›Hidrogeologi›Sumur Imbuhan Bandung, Peresapan Buatan untuk Zona Kritis
Hidrogeologi

Sumur Imbuhan Bandung, Peresapan Buatan untuk Zona Kritis

R
Rio Zulfa Pambudi
Tim Editorial
7 November 2026
3 menit baca

Simulasi peresapan buatan di Cekungan Bandung menunjukkan arah pemulihan air tanah. Pelajari angka, akuifer, dan hal yang dicek sebelum membuat sumur imbuhan.

Air tanah di Cekungan Bandung turun karena pengambilan yang terus naik, sementara lahan resapan menyempit. Sumur imbuhan adalah salah satu cara mengembalikan air ke akuifer, tetapi hanya efektif bila menembus lapisan yang benar-benar menyerap.

Sumur imbuhan Bandung relevan karena simulasi Hutasoit (2009) menunjukkan peresapan buatan sebesar 164 juta m³ per tahun dapat memulihkan area kritis dan rusak menjadi zona aman pada 2013, sedangkan tanpa pemulihan zona kritis bertambah 116 persen dan zona rusak bertambah 570 persen. Angka itu hasil model tahun 2009 dan bukan kondisi 2026, tetapi menjelaskan mengapa imbuhan dibahas di Bandung.

Bagaimana kondisi akuifer Bandung menurut kajian?

Hutasoit memodelkan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta sebagian Garut, Subang, dan Sumedang dengan grid 500 m. Akuifer utamanya adalah Formasi Cibeureum yang berupa kipas vulkanik, dengan konduktivitas hidraulik berorde 0,00001 m/detik dari 128 uji pompa. Di bawahnya ada Formasi Kosambi berupa endapan danau yang berperan sebagai akuitar. Pengambilan air tanah naik sekitar 2,5 persen per tahun sejak 2000 menurut data Distamben Jawa Barat 2004 yang dikutip makalah.

Apa arti zona aman, rawan, kritis, dan rusak?

Makalah mengutip klasifikasi Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 31 Tahun 2006 yang membagi zona berdasarkan penurunan muka air tanah. Nomor dan ambang di bawah ini mengikuti kutipan makalah dan perlu dicek ke JDIH Provinsi Jawa Barat.

ZonaPenurunan muka air tanah menurut kutipan makalah
AmanKurang dari 40 persen
Rawan40 sampai 60 persen
Kritis60 sampai 80 persen
RusakLebih dari 80 persen

Pada simulasi tanpa pemulihan, luas penambangan air tanah mencapai 244 km², atau sekitar 41 persen akuifer tertekan. Itu sebabnya peresapan buatan diusulkan di zona kritis dan rusak, dan bentuknya dapat berupa sumur resapan, reservoir permukaan, parit resapan, atau sumur injeksi.

Mengelola kawasan atau industri di Bandung dan ingin membahas sumur imbuhan? Diskusikan melalui WhatsApp.

Kapan sumur imbuhan membantu, dan kapan tidak?

Sumur imbuhan dikerjakan dengan pengeboran imbuhan berbasis uji daya serap lapisan dan kedalamannya disesuaikan dengan lapisan penyerapan. Itu penting karena akuifer seperti Formasi Cibeureum dan akuitar seperti Formasi Kosambi berperilaku berbeda terhadap air. Sumur yang berhenti di lapisan yang kurang menyerap tidak akan mengimbuh akuifer yang dituju. Perbedaannya dengan sumur resapan dibahas di artikel perbedaan sumur resapan dan sumur imbuhan.

Apa yang perlu dicek sebelum membuat sumur imbuhan di Bandung?

  • Status zona air tanah lokasi Anda ke instansi pengelola air tanah, karena klasifikasi dan kondisi dapat berubah sejak makalah tahun 2009.
  • Kedalaman dan jenis lapisan di lokasi, dari log sumur terdekat atau hasil survei, supaya sumur menembus lapisan yang menyerap.
  • Sumber dan kualitas air yang akan diimbuhkan, misalnya air hujan dari atap, karena air yang masuk tidak boleh mencemari akuifer.
  • Rencana pemantauan, misalnya melalui sumur pantau seperti pada artikel sumur pantau di Bandung, agar efek imbuhan dapat dibuktikan.

Bagi pemegang izin air tanah, kewajiban sumur imbuhan, sumur resapan, dan sumur pantau dibahas pada artikel kewajiban sumur imbuhan bagi pemegang izin air tanah.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Sumur imbuhan dibor sampai lapisan penyerap yang dituju untuk mengembalikan air hujan ke tanah. Perbandingan lengkapnya ada di artikel perbedaan sumur resapan dan sumur imbuhan.

Sebesar 164 juta m³ per tahun mulai 2009 menurut simulasi Hutasoit (2009). Itu skala cekungan, bukan ukuran satu sumur.

Tidak sebagai kondisi terkini. Itu hasil model dengan proyeksi sampai 2013, sehingga status zona terbaru perlu dicek ke instansi pengelola air tanah.

Formasi Cibeureum sebagai akuifer utama dan Formasi Kosambi sebagai akuitar.

Siapkan lokasi kecamatan, luas atap dan lahan, data izin air tanah bila ada, kedalaman sumur sekitar, dan tujuan imbuhan.

Konsultasikan Sumur Imbuhan di Bandung

PT Geo Santara Indo memiliki empat divisi, yaitu Konsesi SPAM, Eksplorasi, Geoteknik, dan Perizinan, dengan kantor di Yogyakarta dan Jakarta. Konsultasi awal tanpa biaya, jadi sebutkan lokasi dan kebutuhan proyek Anda.

PT Geo Santara Indo

Drilling, Geotechnical & Water Infrastructure

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

Investigasi Geofisika
Geolistrik Ponjong Gunungkidul, Tidak Semua Titik Berakuifer
7 Nov 2026
Energi Terbarukan
Panas Bumi Dieng, Apa yang Terbaca di Kawah Sikidang?
7 Nov 2026
Investigasi Geofisika
Intrusi Air Laut Semarang, Apa Kata Geolistrik di Kaligawe?
7 Nov 2026
WhatsAppKonsultasi ProyekTeleponEmailPortofolio